Facebook Pages
Pencinta Sedekah Tweet
  • Jika seseorang sering memberi, tingkat kepuasan hidup, penghargaan diri, & kesehatan fisik justru akan meningkat tajam.
  • Jika HANYA ada uang 1000 dan 50.000 di dompet, twemans mau sedekahin yang mana ? :)
  • Follow @tweetnikah buat yg udah kebelet nikah. Twitnya gokil bikin ngakak.. :))
  • Bersedekah saat kita dalam keberlimpahan harta itu hal yang wajar dan HARUS
  • Kalau selalu memikirkan ikhlas ga ikhlas, ujung-ujungnya malah ga sedekah-sedekah.. saatnya ACTION
  • Tulisan baru PS di -->
    http://t.co/ZKc2Nzma
    by web
  • Sedekah itu pasti dan akan selalu dibalas. Nggak akan salah alamat apalagi salah jumlah :)
  • Mau pesan DreamBook @ranggaumara ? Add aja pin BB 22CE7CF7 :) Pake TandaTangan lhoo :)
    http://t.co/SZizI5wK
  • Lindungi harta mu dgn zakat, obati sakitmu dgn sedekah, & hadapi gelombang hidup dgn tawadhu kpd Allah (Al Baihaqi)
  • Cintailah hari Senin, sehingga saudaranya hari - hari yg lain juga balik mencintai kita ;)
40 Hari Menuju kaya

Silakan klik Icon berikut untuk mendownload Form Checklist 40 Hari Menuju Kaya

SPONSOR

Archive for May 2011

“Sedekah itu seikhlasnya” kalimat itu biasanya yang saya gunakan kalo diminta sumbangan. “Maksudnya seikhlasnya apa sih pak” tanya temen saya, “kalo ada uang ya ngasih kalo gak ada uang ya jangan dipaksakan”, jawab saya. ” sering sedekah?” tanya temen saya, ” ya karena jarang punya uang ya jarang”, jawab saya. ” Lagian juga kalo punya uang kalo ngasihnya gak ikhlas percuma aja gak ada pahalanya”, saya nambahin.

Lain waktu,
“Pak ada mobil keliling yang suka minta sumbangan tuh di depan rumah”, kata anak saya, “Bilangin gak ada “, jawab saya. “Belum tentu dananya juga bener disalurkan jangan2 dipake sendiri, daripada ngasihnya gak ikhlas mendingan gak usah aja” kata hati saya.

Lain waktu lagi,
“Pak nih ada edaran dari Panitia Pembangunan Mesjid di kompleks Bapak diminta jadi donatur untuk pembangunan Mesjid”, kata istri saya. “Males ah, nyumbang pake diumumin segala, itu riya namanya nanti gak ikhlas jadinya”, jawab saya. Baca Selengkapnya »

Sambil menyeka keringat yang mengucur di dahinya, Ibu Rahmah (Bukan nama sebenarnya) dengan tekun menyapu trotoar sebuah jalan raya. Tampak beban hidup yang sangat berat menggelayuti pundaknya yang kurus.

Tak terasa air mata menggenangi pelupuk matanya saat teringat bahwa hari ini dia harus membayar uang sekolah anaknya yang sudah menunggak beberapa bulan. Tapi bagaimana mau membayar, sudah sejak tadi malam belum sebutir nasipun mengisi perutnya dan anak-anaknya.

Ibu Rahmah ditinggal mati suaminya dalam sebuah kecelakaan sehingga dialah yang harus menghidupi dua anaknya yang masih kecil dengan menjadi petugas kebersihan. Gaji harian yang diterima sangat tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Baca Selengkapnya »