Archive for March 2010
“Ilmu apalagi ini.?”
Jangan buru2 salah sangka dulu. Manajemen Lemari pakaian adalah praktek sedekah paling gampang buat member Pencinta Sedekah.
Kebanyakan dari kita memiliki pakaian yang sangat banyak diluar dari kebutuhan kita sehari-hari, dilain sisi sangat banyak orang yang kekurangan pakaian layak untuk dipakai.
Buat yang masih berat bersedekah dengan uang, bisa memulai dengan bersedekah pakaian yg ada di lemari.
Pilih yang rasanya paling jarang kita pakai tapi masih bagus. Jangan sampai kita malah memberikan pakaian yang sudah tidak layak terpakai dan bahkan kitapun sudah malu memakainya Baca Selengkapnya »
“Satu dirham telah mengalahkan seratus ribu dirham.” Para sahabat bertanya,” Bagaimana itu (wahai Rasululullah)? Beliau menjawab, “Ada seseorang yang hanya mempunyai dua dirham lalu dia bersedakah dengan salah satu dari dua dirham itu. Dan ada seseorang yang mendatangi hartanya yang sangat melimpah ruah, lalu mengambil seratus ribu dirham dan bersedekah dengannya.” (HR. an-Nasai, Shahihul Jami’)
Kalau dirupiahkan, satu dirham itu sekitar Rp.30.000,-
Jadi kalau dipikir-pikir mungkin saja kita sering mengalahkan sedekahnya orang-orang yang sangat kaya tanpa kita sadari. Asalkan bersedekah dengan ikhlas tentunya
Baca Selengkapnya »
Seluruh ruangan seminar riuh tertawa saat Sang Pembicara menjelaskan korelasi bisnisnya dengan sedekah.. bahkan salah satu peserta nyeletuk : “Bapak Serius.??”
“Dari tadi saya serius, mas.” jawab si pembicara kalem.
Beliau tidak asal bicara, pemilik lembaga bimbingan belajar dengan lebih dari 700 cabang ini menjelaskan bahwa semakin banyak kita bersedekah, maka rezeki akan semakin lancar kembali ke kantong kita.
Salah satu “mentor” saya pernah menyebutkan bahwa beliau (yang notabene juga gurunya) bersedekah rutin Rp.10 juta setiap harinya.. “sedekah kemana-mana” begitu kira kira istilahnya. Baca Selengkapnya »
Menyakiti Si Iblis! Ternyata, bersedekah merupakan salah satu amalan yang dapat menyakiti Si Iblis. Berdasarkan percakapan Si Iblis dengan Sang Nabi, diketahui bahwa ketika Anda bersedekah, itu sama saja Anda membelah tubuh Si Iblis dengan gergaji.
Dan dari percakapan ini diketahui pula empat manfaat bersedekah:
1. harta Anda akan diberkahi
2. kehidupan Anda akan disukai
3. segala macam musibah akan terhalau
4. sedekah Anda akan menjadi hijab antara Anda dengan api neraka
Di kesempatan lain, Sang Nabi pernah berpesan, “Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah.” Khalifah Ali juga pernah berpesan, “Pancinglah rezeki dengan sedekah.” Nah, mengacu berbagai dalil, inilah rangkuman manfaat sedekah: Baca Selengkapnya »
Ini pendapat Joe Vitale, penulis Spiritual Marketing. Juga pendapat banyak penulis lain yang dari pengalamannya mendapati bahwa semakin dia rela memberi (bersedekah) semakin banyak apa yang dia sumbangan itu kembali kepada dirinya dengan berlipat-lipat. Kalu dia nyumbang uang, maka (biasanya) akan datang uang. Kalau tenaga, maka akan kembali banyak bantuan. Kalau ilmu, maka akan kembali lebih banyak ilmu. Mereka menemukan bahwa “to give in order to get” adalah suatu hukum universal.
Sebentar, masih menurut orang-orang tersebut, hanya sedekah yang tulus lah yang akan menggetarkan semesta. Jadi tidak semua pemberian akan memberikan efek pengembalian yang diharapkan. Tentu saja ini bukan sok merasa lebih tahu tentang cara yang disukai Tuhan, ini adalah berbagi pengalaman apa yang mereka rasakan. Kisah-kisah mereka dikumpulkan dalam e-book “The Greatest Money-Making Secret in History!”. Silahkan di download sendiri ya. http://www.plainwords.co.nz/greatestmms.pdf
Baca Selengkapnya »
Rasulullah saw. dalam sebuah hadits menjelaskan tentang cakupan shadaqah yang begitu luas, sebagai jawaban atas kegundahan hati para sahabatnya yang tidak mampu secara maksimal bershadaqah dengan hartanya, karena mereka bukanlah orang yang termasuk banyak hartanya. Lalu Rasulullah saw. menjelaskan bahwa shadaqah mencakup:
1. Tasbih, Tahlil dan Tahmid
Rasulullah saw. menggambarkan pada awal penjelasannya tentang shadaqah bahwa setiap tasbih, tahlil dan tahmid adalah shadaqah. Oleh karenanya mereka ‘diminta’ untuk memperbanyak tasbih, tahlil dan tahmid, atau bahkan dzikir-dzikir lainnya. Karena semua dzikir tersebut akan bernilai ibadah di sisi Allah swt. Dalam riwayat lain digambarkan: Baca Selengkapnya »






